Thursday, February 20, 2014

Tahukah Anda Keutamaan dari Surah al-Ikhlas?


Diriwayatkan, “Seseorang laki-laki Anshar pernah menjadi imam di masjid Quba. Setiap kali dia hendak membuka surah yang akan dibacakan kepada makmu dalam shalat, dia selalu memulai dengan membaca qul huwallahu ahad. Setelah selesai membacanya, barulah dia membaca surah yang lain. Dia melakukan hal itu di setiap rakaat. Terjadilah perbincangan di kalangan para sahabat. Mereka mengatakan, ‘Engkau membuka bacaan dengan surah ini, kemudian engkau tidak cukup dengan membaca surah ini saja, tetapi engkau baca pula surah yang lain. Yang harus kamu lakukan adalah membaca surah itu, atau meninggalkannya dan diganti dengan surah yang lain.’ Dia mengatakan, ‘Aku tidak akan meninggalkannya. Bila kalian suka aku mengimami kalian seperti itu, maka aku akan melakukannya, bila tidak maka aku tidak akan lagi mengimami kalian.’ Sedangkan mereka ketika itu berpendapat bahwa dia adalah orang utama di kalangan mereka dan mereka tidak suka bila diganti oleh orang lain. Ketika Nabi dateng menjumpai mereka, lalu mereka ceritakan semuanya kepada beliau. Setelah itu beliau bersabda, ‘Hai Fulan, apa sebabnya engkau tidak mau mengikuti perintah kawan-kawanmu. Dan apa yang menyebabkan kamu mesti membacanya dalam setiap rakaat. Orang itu menjawab, ‘Aki sangat menyukainya. Kemudia Rasulullahbersabda lagi, ‘Kecintaanmu terhadap surah ini akan memasukkanmu ke dalam surga.’”

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Sa’id, “Ada seseorang mendengar orang lain membaca surah al-Ikhlas dan dia mengulang-ulangnya. Ketika waktu pagi tiba, dia ceritakan hal itu kepada Nabi saw.. Seolah-olah laki-laki itu merasa kurang puas dengan satu kali baca. Maka Nabi pun bersabda, “Demi jiwaku yang berada dalam genggaman-Nya. Surah itu sama dengan sepertiga Al-Qur’an.

Dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Aisyah bahwa apabila Nabi saw. hendak tidur pada setiap malamnya, beliau menyatukan kedua telapak tangannya, kemudian menuiupnya dan membacakan kepada keduanya surah al-Ikhlas dan al-Mu’awwadzatain, lalu mengusapkan keduanya ke sekujur tubuhnya yang terjangkau. Pengusapan itu dimulai dari arah kepala, wajah, dan tubuh bagian depannya. Beliau lakukan itu sampai tiga kali. Hadits ini diriwayatkan pula oleh para penyusun kitab sunan dari hadits Uqail.

Begitulah keutamaan surah Al-Ikhlas yang dikutip dari buku Tafsir Ibnu Katsir. Baca juga tafsir surah Al-Ikhlas dalam blog Tafsir Ibnu Katsir atau beli bukunya di toko buku Islam di (Palembang, Jakarta, Jambi, Lampung, Padang, Medan, Jakarta, Tanggerang, dan kota kota lain) atau dapatkan di toko buku Online.

Judul Buku: Buku Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4 (Edisi Baru)
Penulis: Muhammad Nasib ar-Rifa'i
Penerbit: Gema Insani
Tahun: 2011
Harga: Rp. 157.165

No comments:

Post a Comment